SuaraBali.id - Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang pria masak mi instan campur kopi bubuk hitam. Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @itfghiyeetygfd12346tgg, Jumat (29/10/2021) tampak seorang pria sedang memasak mi instan namun dengan cara tak biasa.
Bukan hanya bumbu, ia menambahkan beberapa bahan tak biasa ke dalam mi instan hingga menjadi sorotan para warganet. Bahkan, pria itu menyebut mi instan yang ia buat sebagai makanan terenak di dunia.
Saat sedang merebus mi, ia menambahkan kopi bubuk ke dalam air mendidih. Air rebusan mi tersebut pun berubah warna menjadi hitam. Begitu pula dengan warna mi yang menjadi sedikit kecoklatan.
Setelah matang, pria tersebut meniriskan mi dan segera mencampurnya dengan bumbu mi instan yang sudah dituang di piring.
"Makanan terenak di dunia," tulis pria tersebut dalam videonya, dikutip BeritaHits.id, Senin (1/11/2021).
Diberi topping buah
Tak sampai di situ saja, pria tersebut juga menambahkan buah pisang di atas mi goreng yang baru saja ia buat.
Ia memperlihatkan satu buah pisang ukuran sedang dan mengupasnya. Ia lantas memotong pisang tersebut kedalam tiga bagian kecil-kecil.
Setelah siap, ia pun segera menyantap hidangan tak biasa tersebut. Ia mengambil mi dengan garpu lalu memasukkan ke mulutnya.
Setelah itu ia juga mengambil potongan pisang dan mengunyahnya secara bersamaan dengan mi goreng di dalam mulutnya.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka merasa heran dengan cara pria tersebut memasak mi instan.
"Ini sekte apa lagi?" komentar salah seorang warganet.
"Gue sebagai pencinta mi goreng kesal melihat ini," ujar warganet lain.
"Merusak hukum per-mi-an nggak sih ini?" tulis salah satu warganet.
Berita Terkait
-
Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda
-
Viral Postingan Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat Banjir Nyinyiran Netizen: Jujur Janggal
-
Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman
-
Viral Diduga Pungli Jembatan Gantung di Tasikmalaya, Padahal Dibangun KemenPU
-
Gen Z Suka Code-Mixing, Memperkaya atau Justru Merusak Bahasa Indonesia?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN