SuaraBali.id - Berita pilihan SuaraBali.id hari ini dirangkum dari berita terpopuler kemarin Selasa (26/10/2021). Adapun tiga berita terpopuler kemarin mulai dari adanya pembangunan mal baru di Denpasar yang digadang-gadang akan menjadi yang terbesar di Bali.
Berita berikutnya adalah nama baru bagi putri ketiga Presiden RI pertama Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri. Tak hanya mengenalkan nama baru kepada publik, Sukmawati juga menceritakan apa yang dirasakannya sehingga memilih kembali pada agama leluhurnya yakni hindu.
Selain itu berita pilihan lainnya adalah protes pelaku wisata di Karangasem Bali yang bookingan hotelnya dibatalkan wisatawan karena beberapa syarat masuk Bali yang dinilai memberatkan. Berikut daftar berita pilihan kemarin yang perlu anda ketahui.
1. Mal Baru di Denpasar Dibangun, Disebut Terbesar di Bali Dan Serap 2 Ribu Tenaga Kerja
Pembangunan di Bali berlanjut, meski masih dalam pandemi covid-19, Bali masih menjadi magnet tersendiri bagi pengusaha. Terbaru akan dibangun sebuah mal yang berlokasi di kota Denpasar dengan nilai investasi yang fantastis yakni Rp 800 Miliar.
Mal ini diprediksi akan bisa beroperasi pada tahun 2022 dan bisa menyerap 2 ribu tenaga kerja lokal di Bali. Mal ini adalah proyek dari Kawan Lama Group yang sebelumnya grup ini telah menghadirkan mal Living World di Alam Sutera, Tangerang pada 2011 disusul dengan Living World Pekanbaru pada 2018.
2. Setelah Sudhi Wadani, Sukmawati Soekarnoputri Resmi Bernama Bali Ratu Niang Sukmawati
Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri kini resmi menyandang nama Bali sebagai Ratu Niang Sukmawati. Putri Presiden Soekarno ini telah resmi memeluk hindu setelah menjalani ritual Sudhi Wadani di Baleagung Buleleng Bali.
Di usianya yang tepat 70 tahun, Sukmawati Soekarnoputri memilih kembali kepada agama leluhurnya yakni eyang putrinya Ida Ayu Nyoman Rai Srimben.
3. Bookingan Hotel Untuk Desember di Karangasem Banyak Batal, Keberatan PCR Dan Karantina
Rencana liburan wisatawan mancanegara dan domestik di Bali untuk bulan Desember banyak dibatalkan. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan tes PCR hingga karantina sebagai syarat masuk Bali.
Keadaan ini terjadi di Karangasem dimana sejumlah wisatawan mancanegara yang sempat mereservasi kamar hotel di Karangasem dikabarkan membatalkan pesanannya.
Tag
Berita Terkait
-
Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran
-
Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain
-
Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
-
Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali