SuaraBali.id - Daftar tempat wisata Solo paling terkenal, tak cuma batik. Kota Solo atau Surakarta dikenal dengan wisata kulinernya yang beragam, selain itu budaya di sini menarik untuk dijelajahi. Dari wisatawan lokal dan luar negri banyak yang datang ke sini.
Transportasi untuk datang ke Solo sangat mudah, bisa menggunakan bus, kereta, dan pesawat. Kota Surakarta adalah wilayah otonom dengan status Kota di bawah Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, dengan penduduk 522.364 jiwa (2020) dan kepadatan 11.861,00/km2.
Kota Solo dengan luas 44,04 km2 ini, berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Boyolali di sebelah Utara, Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah Timur dan Barat, dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah Selatan.
Kota ini juga merupakan kota terbesar ketiga di pulau Jawa bagian Selatan setelah Bandung dan Malang menurut jumlah penduduk. Sisi Timur kota ini dilewati sungai yang terabadikan dalam salah satu lagu keroncong, Bengawan Solo.
Bersama dengan Yogyakarta, Surakarta merupakan pewaris Kerajaan Mataram Islam yang dipecah melalui Perjanjian Giyanti, pada tahun 1755.
Suara.com merekomendasikan 10 tempat wisata Solo yang menarik. Berikut informasinya:
1. Galabo
Saat menjelang malam, cara menikmati Kota Solo yang paling cocok ialah menghabiskan waktu di Galabo. Galabo atau Gladag Langen Bogan adalah pusat kuliner di Kota Solo.
Makanan kuliner yang tersedia disini sangat beragam dan terjangkau seperti, gudeg, timlo, sate kere, hik, dan makanan khas Solo lainnya. Lokasi strategis berada di tengah kota dan dekat BTC (Beteng Trade Center) dan PGS (Pusat Grosir Solo).
Baca Juga: Wajib Dicoba! Selain Mobil Listrik, Ini Deretan Transportasi Wisata di Kota Solo
Berada di selatan Pura Mangkunegaran, Pasar Triwindu ini dibangun untuk memperingati 24 tahun pemerintahan Mangkunegaran VII. Pasar ini menyediakan berbagai barang antik, barang tiruan, dan barang onderdil khusus lainnya.
Banyak wisatawan lokal maupun asing datang kemari untuk berburu oleh-oleh. Harga barang bisa kalian tawar, tapi tawar dengan realistis ya. Operasional pasar ini mulai pukul 09.00 WIB pagi sampai pukul 16.00 WIB.
3. Taman Satwa Taru Jurug
Dulunya Taman Satwa Taru Jurug adalah pindahan dari Kebun Binatang Sriwedari yang disebut kebun rojo. Dibangun pada pemerintahan Pakubuwono X. Awalnya taman ini ditujukan untuk menghibur keluarga raja, namun sekarang bisa dinikmati masyarakat biasa.
Satwa yang ada disini beragam, sebanding dengan luasnya. Mulai dari ukuran yang besar, kecil, hidup diair dan darat. Lokasi Taman Satwa Taru Jurug tepat berada disebelah UNS. Untuk saat ini pengunjung wajib menunjukan sertifikat vaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi, bila tak memenuhi syarat tidak bisa masuk Taman Satwa Taru Jurug.
Tag
Berita Terkait
-
Libur Nataru 2026, Kunjungan Wisatawan ke Malioboro Tembus 1 Juta: Naik Tiga Kali Lipat
-
Wisatawan Asing Wajib Asuransi? OJK Buka Suara dan Beri Sinyal Dukungan
-
Jutaan Wisatawan Serbu Yogyakarta, Kedatangan Lebih Tinggi dari Keberangkatan
-
Menpar Akui Wisatawan Domestik ke Bali Turun saat Nataru 2025, Ini Penyebabnya
-
Libur Nataru, Kunjungan ke Ancol Melonjak 30 Persen
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar