SuaraBali.id - SuaraBali.id – Acara workshop nasional Partai Amanat Nasional (PAN) di Bali juga dihadari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam tayangan di Youtube PAN TV, Senin 4 Oktober 2021, Anies Baswedan hadir dan disapa oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan.
Pria yang akrab disapa Zulhas itu juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Anies yang mau datang dalam acara Workshop Nasional di Bali.
"Pak Gubernur pak Anies Baswedan terima kasih sudah hadir," ujar Zulhas.
Anies Baswedan ternyata sudah datang di Bali sejak malam sebelum acara Workshop Nasional dibuka.
"Beliau ini mulai semalam akan mengisi acara nanti setelah pak Hatta dan mas Tris (Sutrisno). Artinya satu hari penuh meninggalkan di Jakarta yang begitu banyak. Oleh karena itu pak Gubernur menganggap acara kita ini penting sekaligus dekat sama kita. Oleh karena itu saya terimakasih dan tepuk tangan yang meriah," tuturnya.
Zulhas mengatakan tak hanya Anies, yang akan datang ke acara Workshop Nasional PAN di Bali ada juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, kemudian juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. '
"Tentu besok juga ada sahabat kita pak Ridwan Kamil mungkin besok akan hadir juga. Kemudian ibu Khofifah akan hadir. Itu gubernur Jawa yang didukung oleh PAN insyaallah juga dekat," tuturnya.
Diwawancara terpisah, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno memberikan penjelasan soal Anies hadir dalam acara Workshop Nasional. Menurutnya, Anies memang sengaja diundang, namun tak ada alasan secara khusus.
"Saya kira tidak ada alasan khusus untuk mengundang siapapun dalam workshop nasional PAN," kata Eddy kepada wartawan, Senin (4/10/2021).
Nantinya, kata Eddy, Anies memberikan pengayaan dalam acara Workshop Nasional tersebut kepada kader-kader PAN.
Eddy juga mengatakan, nantinya ada pula sejumlah kepala daerah lainnya yang datang.
"Selain bapak Anies Baswedan, kami juga mengundang pak Ridwan Kamil, Ibu Khofifah dan Erick Thohir juga untuk berbicara tentang pengalaman mereka terkait masalah kebijakan publik, terkait masalah leadership kepemimpinan, termasuk juga masalah-masalah pandangan mereka tentang demokrasi dan tentang kehidupan bangsa."
Tag
Berita Terkait
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan
-
Desa Sejahtera Astra Les Bali: Garam, Laut, dan Masa Depan Berkelanjutan
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Aturan Kapal Wisata Dinilai Masih Abu-Abu, Pengusaha Kapal Desak Pemerintah Benahi Regulasi
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Sanksi Sosial Adat Ternyata Ampuh Buat Warga Bali Takut Bila Tak Disiplin Memilah Sampah
-
Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali
-
Gaji ASN Mataram Terancam Hanya Sampai Oktober 2026, Sekda Ungkap Penyebabnya