SuaraBali.id - McDonald's disegel karena langgar protokol kesehatan atau prokes COVID-19. Ada 2 gerai McDonald's yang disegel di Bandung.
Dua gerai makanan cepat saji McDonald's di Jalan Buahbatu dan Cibiru Bandung disegel petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pascaterjadi kerumunan yang hendak membeli produk BTS Meal.
Antrean didominasi para pengendara ojek online yang mendapatkan orderan online dari para pemesan.
Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, membenarkan telah melakukan penyegelan terhadap dua buah gerai makanan cepat saji di Jalan Buah Batu dan Jalan Cibiru Bandung, Rabu siang.
Penyegelan dilakukan pasca terjadi dugaan pelanggaran protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yaitu muncul kerumunan.
"Iya semua outletnya akan diberikan sanksi sesuai perwali dan sebagai sampel outlet yang di Bubat dan Cibiru dilakukan penyegelan," ujarnya.
Penyegelan dilakukan selama 14 hari ke depan. Selain itu, gerai-gerai lainnya akan diberikan sanksi berdasarkan peraturan Wali Kota Bandung akibat muncul kerumunan.
Sejumlah gerai makanan cepat saji McDonald's di Kota Bandung banyak dipadati oleh pengendara ojek online yang hendak memesan paket BTS Meal.
Selain itu, sejumlah penggemar BTS turut mengincar paket tersebut.
Baca Juga: Demam BTS Meal, McD di PGC Hanya Layani Pesanan Lewat Online
Paket BTS Meal yaitu produk baru kerjasama BTS dengan McDonald's Indonesia. Menu BTS Meal berisi nugget, kentang goreng, minuman soda dan saus favorit member BTS. Salah satu antrean panjang terjadi di McDonald's Dago.
Salah seorang ojek online, Yudhi (33) mengaku sudah mengikuti antrean di McDonald's Dago sejak pukul 11.30 Wib dan belum mendapatkan pesanan. Ia tidak mengetahui produk yang harus dibelinya adalah paket BTS Meal.
"Saya sebelum pukul 12.00 (antre), sudah satu jam lebih belum juga dapat," ujarnya.
Salah seorang konsumen, Riri (19) mengaku sengaja datang ke McDonald's Dago untuk membeli paket BTS Meal yang mulai dijual Rabu (9/6) ini. Ia mengatakan sudah menjadi penggemar berat BTS sejak dua tahun terakhir. "Nge-fan ke BTS," katanya.
Mcd Simpang Dago dikerubungi pembeli karena promo BTS Meal yang dimulai sejak Rabu, 9 Juni 2021. Saking ramainya pembeli yang datang, kerumunan massa pun tidak terhindari sehingga akhirnya pihak restoran pun menggunakan sistem buka-tutup.
Achmad Eka, petugas keamanan restoran, mengatakan pada awalnya tidak ada sistem buka-tutup di hari pertama promo. Namun, tanpa disangka-sangka, jumlah pembeli yang membludak pun akhirnya membuat pihak restoran menggunakan sistem buka-tutup setiap 5-10 menit sekali mengingat resiko penularan virus Covid-19.
Berita Terkait
-
Studi Oxford Economics Ungkap Dampak Bisnis McDonalds di Indonesia
-
McDonald's RI Mulai Ekspansif Lagi
-
Ario Bayu Bintangi Film Sepenuhnya Indonesia, Cerita Hangat tentang Nilai yang Mulai Terlupa
-
Bisnis Mixue Hadir di Amerika Serikat, Netizen: McDonald's Ketar-ketir?
-
Viral! Turis India Ngamuk di McD Malaysia karena Dapat Burger Daging Sapi Bukannya Vegetarian
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel