SuaraBali.id - Sempat heboh meramal pesawat jatuh, kini ramalan Mbak You viral. Mbak You meramal Aurel Hermansyah keguguran. Mbak You menyebut bahwa Aurel memang rentan mengalami keguguran, namun peluang untuk memiliki anak masih besar.
Mbak You mengungkapkan bahwa Aurel nantinya akan memiliki anak setelah keguguran. Mbak You bahkan menyebut putri sulung Anang Hermansyah tersebut akan memiliki dua anak.
“Aurel itu akan keguguran dulu baru punya anak. Untuk pertama didapatkan itu dua, tapi memang keguguran dulu. Coba cek di YouTube, saya kan pernah nerawang itu,” ujarnya dilansir dari kanal YouTube Myou Entertainment, Kamis (20/5/2021).
Menurut Mbak You, saat itu kondisi kesehatan Aurel memang tengah lemah.
“Di samping itu juga kondisinya memang lemah dari awalnya sendiri… Jadi, harus dihati-hati dan dijaga banget tentang sakitnya itu. Dibilang bahagia, boleh bahagia. Harus lihat sisi lain di mana Aurel juga punya sisi kelemahan,” kata dia.
Mbak You juga menyebut bahwa Aurel Hermansyah akan rentan mengalami keguguran.
“Saya hanya mau menerawang dan tidak mau menggurui tapi jelas memang prosesnya akan seperti itu. Dan itu akan jadi kelemahan Aurel, gampang keguguran nantinya karena ada beberapa hal yang memang bermasalah, tapi nanti akan punya anak,” kata dia.
“Akan cepet diberi momongan, kok. Sama-sama yang subur, sama-sama yang bagus… cuman mungkin agak trauma sedikit Aurel-nya karena Aurel itu agak gampang panik. Atta sendiri juga gampang gembira.”
Dalam kesempatan yang sama, Mbak You memberikan nasihat untuk rumah tangga Atta dan Aurel. Ia berpesan agar keduanya tidak terlampau bahagia saat menerima kabar kehamilan.
Baca Juga: Krisdayanti Minta Aurel - Atta Liburan dan Tak Buat Konten di Medsos
“Orang hamil, seneng nih bahagia, jangan terlalu yang gembira juga. Semua masih proses. Orang mau beli perlengkapan bayi, usia 7 bulan. Orang kalau mau bergembira banget setelah nanti 4 bulanan. Tapi ini mungkin karena anak muda, jadi mungkin saking gemibranya semua dikasih tahu, dibuat konten.”
Mbak You juga berpesan agar tidak menjadikan segala hal sebagai konten.
“Bahagia boleh, mensyukuri boleh. Itu harus, wajib. Tapi tetep harus ada koridornya di mana enggak semua harus dibuat konten. .. Boleh dibuat konten, tapi jangan berlebihan.”
Berita Terkait
-
Azura Anak Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Dilarikan ke UGD Usai Jatuh dari Ketinggian
-
Aurel Tak Tahan dengan Kebiasaan Suami dan Ingin Sudahi Pernikahan, Atta Halilintar Beri Klarifikasi
-
Dibongkar Aurel Hermansyah, Awal Kedekatan El Rumi dan Syifa Hadju Jadi Obrolan Geng Arisan
-
Siap Tambah Cucu Lagi, Kris Dayanti Bocorkan Aurel Hermansyah Bakal Program Anak Ketiga
-
Ramai THR Ameena dari Kris Dayanti dan Ashanty, Netizen Malah Pertanyakan Jatah dari Gen Halilintar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar