SuaraBali.id - Daniel D (25), seorang pria asal Sumba yang diduga sebagai pelaku penjambretan di Denpasar ditangkap polisi. Dia ditangkap anggota Polsek Kawasan Laut Padangbai pada Kamis (13/5/2021) malam.
Kapolsek Kawasan Laut Padangbai AKP Made Suadnyana mengatakan, terduga pelaku tersebut ditangkap saat hendak melarikan diri melalui Pelabuhan Padangbai.
AKP Made Suadnyana menyatakan, penangkapan berawal ketika pihaknya mendapatkan informasikan dari Polsek Benoa. Kemudian, pihaknya menangkap seorang pria asal Sumba, NTB, Daniel.
Daniel ditangkap karena memiliki ciri-ciri yang sama dengan pelaku 365 KUHP yang dimaksud.
"Berdasarkan informasi Polsek Benoa, sebelumnya orang tersebut diduga melakukan tindak pidana di wilayah Benoa, terkait kasus 365 KUHP. Selanjutnya diinfokan mengarah Pelabuhan Padangbai dan ternyata ciri - ciri yang dimaksud sesuai dengan yang bersangkutan," katanya dilansir dari BeritaBali.com -- jaringan Suara.com, Jumat (14/5/2021).
D diketahui mendatangi Pelabuhan Padangbai dengan menumpang pada kendaraan truk bernopol DK 8859 HB. Disana petugas melakukan pemeriksaan dan langsung menangkapnya.
Berita Terkait
-
Sekolah Lumpuh 3 Hari akibat BBM Langka di Denpasar, Siswa Belajar Daring
-
Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia
-
Gapura Angkasa - Turkish Cargo Sign Cargo Handling Service Agremeent for Cengkareng and Denpasar
-
Polisi Tangkap Penjambret HP WNA India di Gondangdia, Satu Pelaku Masih Diburu
-
Viral Tangis Histeris WN India Jadi Korban Jambret di Gondangdia, Polisi Buru Pelaku
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun