Thalita Latief (Instagram)
Wanita berdarah Minang ini memulai karier di seni peran lewat sinetron Keong Mas produksi MD Entertainment. Sinetron yang melambungkan namanya adalah Putri bersama Desy Ratnasari.
Beberapa sinetron yang pernah dibintangi Thalita Latief adalah Kiamat, Aku Bukan Aku, Cinta Remaja, dan Peluk Aku 3 Menit. Debut filmnya adalah Lawang Sewu (Dendam Kuntilanak) film horor misteri garapan sutradara Arie Azis.
Berita Terkait
-
Thalita Latief Kenang Divonis Sakit Bareng Vidi Aldiano: Kenapa Lo Perginya Cepet Banget
-
Lagi-Lagi Dibilang Murtad, Thalita Latief Murka: Saya Muslim Sejati!
-
Muslim Tapi Pergi ke Gereja, Thalita Latief Ternyata Tumbuh dalam Keluarga Non Muslim
-
Dituding Pindah Agama Usai Foto di Gereja, Dijawab Thalita Latief Begini
-
Thalita Latief Dikira Pindah Agama, Potretnya di Gereja Bikin Netizen Berprasangka
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida