SuaraBali.id - Fatimah Az Zahra Salim Barabud, calon istri Ustadz Somad minta emas kawin 244 gram emas. Nilainya jika dirupiahkan sampai Rp 225 juta (1 gram emas Rp 926 ribu).
Ustadz Abdul Somad dan Fatimah Az Zahra Salim Barabud akan menikah Mei 2021 mendatang.
Keduanya juga telah mendaftarkan syarat pernikahan sejak 6 April kemarin.
Abd Ghodur, kepala KUA Peterongan mengatakan bahwa Fatimah meminta mahar pernikahan emas 244 gram yang ditaksir seharga Rp213 juta.
“Mas kawin kami tanyakan ke calon istri, minta apa? Tadi disampaikan permintaannya emas 244 gram. Katanya asisten UAS, calon istri sudah ada kesepakatan dengan UAS minta mas kawin 244 gram emas,” ujar Abd Ghodur, kepala KUA Peterongan.
Meski persiapan pernikahan sudah semakin siap, namun belum ada waktu pasti serta lokasi pernikahan keduanya karena menunggu kabar dari UAS.
“Untuk pelaksanaan akad nikah itu semuanya tergantung UAS. Bapaknya Fatimah menyatakan belum bisa menentukan harinya, menunggu UAS datang. Tanggal pernikahan yang menentukan UAS, karena UAS sangat sibuk dan jauh,” kata Abd Ghofur.
Calon istri UAS seorang penghapal quran
Fatimah, calon istri UAS diketahui merupakan seorang santri di Pondok Pesantren Ma’had Al-Muqoddasah li Tahfidhil Quran, Nglumpang, Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur.
Pondok tersebut merupakan milik K.H Hasan Abdullah Sahal. Kiai Hasan juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo.
Baca Juga: Fatimah Minta Mahar Emas Ratusan Juta, Kata Asisten UAS Ada Kesepakatan
Fatimah sudah mengenyam pendidikan di pondok pesantren sejak lulus SD (Sekolah Dasar). Selain itu Fatimah juga disebut sebagai sosok penghafal Al-Quran. Usianya terpaut 24 tahun dari UAS.
Saat ini Fatimah juga diketahui mengabdi di Ponpes yang berada di daerah Mlarak itu.
Salah satu pengasuh Ponpes Al-Aqobah Jombang, Ustaz Kanzul Fikri menjelaskan, calon istri UAS merupakan penghafal Al Quran atau tahfidz.
Dia menyebut, gadis berusia 19 tahun itu dipondokkan oleh kedua orang tuanya di Pondok Pesantren (Ponpes) Ma’had Al-Muqoddasah li Tahfidhil Quran, Desa Nglumpang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.
“Saya tanyakan ke beberapa alumni ternyata calon istri UAS santri Al-Muqoddasah yang basicnya penghafal Alquran,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
Begini Cara Buronan Interpol Samarkan Diri Jadi Turis di Bali
-
Buronan Paling Dicari di Eropa Bersembunyi di Bali
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah