SuaraBali.id - Ustadz Tengku Zul perang kicauan di Twitter atau tweet war membahas janji dapat bidadari di surga untuk seseorang yang mati syahid atau yang diklaim tewas dalam kondisi berjihad.
Tengku Zul menyoroti banyaknya hinaan terhadap keterangan soal bidadari-bidarai surga itu. Dia spesifik menyebut bahwa orang-orang tersebut kafir dengan Al Quran.
"Banyak sekali yang kafir dengan al Quran menghina keterangan tentang bidadari di surga," cuit @ustadztengkuzul, Kamis (1/4/2021).
"Wanita muslimah dapat apa di surga, katanya. Wanita Muslimah dapat suami yang setara sholihnya dengan dia," katanya.
Tengku pun menyindir agar orang tidak mencampuri urusan agama orang lain.
"Kita tidak campuri ajaran agama lain, kenapa mereka rajin lompat pagar? Apa tidak puas dengan agama sendiri?" ujarnya.
Sebelumnya Tengku Zul pernah membalas cuitan salah satu warganet menyindir soal bidadari surga.
"Itu yang ngajarin ketemu bidadari siapa sih? Kenapa nggak duluan berkunjung ke surga ya?" tanya warganet tersebut.
"Yang mengajarinya al Quran dan hadis nabi kami. Paham?" balas Tengku Zul.
Baca Juga: Ungkap Penyebab Aksi Teror, Pengamat Nasir Abbas: Sudah Niat Pembalasan
Ditelusuri lagi, Tengku Zul pernah mengatakan soal jumlah bidadari yang akan didapat seorang muslim jika masuk surga.
Saat itu, ada yang menyinggung agar Tengku Zul cepat bertemu 72 bidadari seperti yang ia cita-citakan.
Tak terima, Tengku Zul pun mengoreksi bahwa dalil yang benar adalah bahwa nantinya muslim paling miskin akan mendapat 4.900 bidadari.
Dalam cuitannya itu, Tengku Zul juga menyinggung orang "kafir" untuk tidak mengurusi agama Islam.
“Dari mana kau dapat dalil 72 bidadari? Sedikit amat. Muslim paling miskin di akhirat dapet 4.900 bidadari, bukan 72. Kalau kamu kafir, ngapain komentar di agama Islam? Komentari saja agamamu sendiri, dul,” katanya.
Berita Terkait
-
Refleksi Buku Mahar Bidadari Surga: Pengingat untuk Terus Memperbaiki Diri
-
10 Korban KM Virgo Meninggal karena Tenggelam, Apakah Termasuk Mati Syahid?
-
Jejak Ulta Levenia dari Peneliti Teroris Jadi Deputi Bakom Kini Ramai Gegara Teori Konspirasi
-
Tiru Inggris dan AS, RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Bandar Narkoba Hingga Teroris
-
Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
Terkini
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Investasi Migas Triliunan Rupiah Masuk Bali, Siap Mandiri Listrik dari Jawa?
-
Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur
-
Hendak Isi BBM, Antrean Pemotor di Jembrana Diseruduk Mobil Listrik
-
Penyelundupan Emas Rp13 Miliar di Bandara Lombok, Diduga Hasil Tambang Ilegal