SuaraBali.id - Polres Tabanan menggelar razia kendaraan di jalur Denpasar-Gilimanuk pada Senin, (29/3/2021) kemarin. Razia ini lebih difokuskan pada kendaraan jenis mobil barang atau box.
Dilansir dari Beritabali.com, razia ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi menyusul terjadinya insiden bom Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3). Apalagi beberapa hari ke depan di pekan ini, umat kristiani akan menjalani rangkaian perayaan Paskah.
Dimulai dari Kamis Putih yang jatuh pada Kamis (1/4), disambung dengan Jumat Agung pada keesokan harinya, Sabtu Suci, dan puncaknya Paskah pada Minggu (4/4).
Razia ini melibatkan unsur TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabanan.
“Cipta kondisi ini sebagai salah satu kegiatan untuk mencegah aksi terorisme di wilayah lain. Kami laksanakan dengan memeriksa kendaraan roda empat yang khususnya datang dari wilayah Gilimanuk. Selain kendaraan, pemeriksaan juga kami lakukan terhadap barang-barang bawaan," jelas Kabag Ops Polres Tabanan, Kompol I Nengah Sudiarta.
Menurut dia, pemeriksaan serupa juga akan dilakukan kepada para penduduk pendatang atau duktang. Dan ditegaskan juga kalau kegiatan ini akan dilaksanakan sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ni Putu Wila Indrayani menyebutkan, pihkanya akan mengintensifkan patroli hingga 24 jam. Selain di jalan raya, juga akan menyasar hingga ke desa-desa.
“Juga akan menindak pelanggaran seperti balap liar hingga kendaraan dengan kenalpot brong atau modifikasi,” ujarnya.
Baca Juga: Sosok Cosmas Balalembang, Juru Parkir yang Gagalkan Aksi Keji Bom Makassar
Berita Terkait
-
Sosok Cosmas Balalembang, Juru Parkir yang Gagalkan Aksi Keji Bom Makassar
-
Pengamat Curiga Pasutri Bomber Makassar Terdoktrin Iming-Iming Hadiah Surga
-
1,5 Tahun Menikah, Perempuan Ini Tak Tahu Suaminya Terlibat Terorisme
-
Polisi Bersenjata Sambangi Rumah di Kampung Limbangan, Ada Apa?
-
Bom Makassar, Habib Rizieq: Jika Ada yang Bilang Itu Jihad, Sangat Keliru
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG