SuaraBali.id - Setelah poster calon presiden dan wakil presiden Moeldoko-Puan Maharani, kini muncul poster Jusuf Kalla-Agus Harimurti Yudhoyono. JK-AHY didapuk jadi capres-cawapres 2024.
Poster itu diunggah Andi Arief dalam akun Twitternya @Andiarief_, Jumat (19/3/2021). Namun Andi Arief memastikan poster itu hoaks.
"Masih jauh pilpres, terpikirpun belum. Hoax ini," kata Andi Arief.
Dalam poster itu dituliskan JK-AHY dicalonkan oleh Partai Demokrat. Dituliskan juga mereka akan deklarasi Senin 22 Maret 2021 di Fairmont Jakarta, pukul 13.00 WIB.
Hoaks
Kubu Partai Demokrat pimpinan Moeldoko tuduh kubu AHY pembuat poster Moeldoko-Puan Maharani Capres-Cawapres 2024. Namun tuduhan itu tidak berdasar bukti.
Politisi Partai Demokrat versi KLB, Ilal Ferhard mengatakan kubu AHY mau menjatuhkan Moeldoko.
Selain itu, poster deklarasi Puan-Moeldoko itu dibuat oleh Partai Demokrat kubu AHY untuk menggiring opini publik yang nantinya akan merugikan Moeldoko.
"Jadi mereka itu menyerang dengan fitnah-fitnah. Ini kan dari kubu sana itu kita melihat jago fitnah, jago buat opini, yang seolah-olah nanti itu merugikan Pak Moeldoko sendiri," ujar Ilal Ferhard dalam pernyataan persnya.
Baca Juga: Diisukan Gabung ke Demokrat Moeldoko, Firdaus Malah Bilang Begini
Poster Moeldoko-Puan itu pun dinilai hoaks. Pasalnya, kata Ilal, sejauh ini Moeldoko tak berpikir untuk menjadi calon presiden maupun wakil presiden.
"Hoaks itu," tegas Ilal.
Hingga saat ini belum ada pembicaraan soal Moeldoko aka maju di Pilpres 2024.
"Bahwa tidak pernah terjadi atau pembicaraan, atau niat, dari ketua umum kita, dari Pak Moeldoko, seandainya beliau disahkan oleh Kemenkumham," kata Ilal.
Sebelumnya publik sebelumnya dihebohkan dengan beredarnya poster undangan deklarasi dukungan untuk duet Puan Maharani dan Moeldoko sebagai capres-cawapres 2024.
Dalam poster tersebut, tertulis undangan dukungan itu datang Pro Bakti NKRI.
Berita Terkait
-
Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen
-
Capres Wajib Didukung 2 Fraksi DPR, Pakar: Upaya Sistematis Bunuh Peluang Partai Kecil!
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?
-
Elite Politik Kumpul di GBK, Puan Saksikan SBY-AHY Sambut Prabowo-Gibran di HUT Demokrat Ke-25
-
AHY Klarifikasi Isi Pidato Sebelumnya, Tegaskan Demokrat Bersama Prabowo
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Bukan Isu, 15 'Tuan Guru' di NTB Terseret Kasus Kekerasan Seksual Santri
-
PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?
-
Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Jalur Pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Tutup
-
DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan