SuaraBali.id - Sipir wanita hubungan seks dengan narapidana di Lapas hanya dihukum skorsing. Video syur sipir wanita hubungan seks dengan narapidana di Lapas sudah beredar luas di media sosial.
Lembaga Pemasyarakatan atau sipir di KwaZulu-Natal memutuskan sipir wanita itu diskorsing dan mereka masih melakukan penyelidikan. Video syur sipir wanita hubungan seks di penjara itu tertangkap kamera CCTV.
Pihak Lapas telah melakukan penyidikan dan ternyata bukan hanya dua orang yang terlibat dalam video tersebut.
Namun, Juru Bicara Departemen Layanan Pemasyarakatan Afrika Selatan Singabakho Nxumalo tidak menjelaskan lebih lanjut siapa saja yang terlibat.
Video syur itu menjadi viral dan menjadi buah bibir di media sosial. Diberitakan bahwa ada sebuah unggahan di Twitter yang mengklaim bahwa napi dan sipir tersebut telah menikah. Namun, Nxumalo mengatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
“Kami telah mendakwa pejabat itu dengan surat skorsing. Surat itu telah diserahkan kepadanya dan dia telah diskors sekarang," kata Singabakho, dilansir dari News 24.
Sebelumnya, pada Selasa, 13 Maret 2021, Lembaga Pemasyarakatan Ncome di KwaZulu-Natal mengaku malu ataa tersebarnya video tersebut.
Salah satu perwakilan yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa petugas penjara seharusnya menjaga wibawanya di hadapan para napi.
Oleh karena itu, perbuatan keduanya, terutama sipir yang ustru berbuat asusila dengan napi adalah hal yang tercela.
Baca Juga: Polisi Buru Pemeran Video Syur di Hotel Grand Mulya Bogor
“Aktivitas seksual antara narapidana dan petugas pemasyarakatan adalah insiden memalukan yang tidak pernah bisa dianggap sebagai apa yang diharapkan dari pejabat kami," katanya.
"Petugas pemasyarakatan diharapkan untuk mematuhi kode etik, dan tindakan tercela dari aktivitas seksual dengan narapidana tidak akan pernah ditoleransi," lanjutnya
Departemen tersebut juga mengimbau masyarakat yang memiliki video tersebut untuk berhenti membagikannya.
Berita Terkait
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
-
Kado Natal dari Balik Jeruji: 138 Warga Binaan Lapas Cipinang Terima Remisi, 2 Orang Bisa Bebas
-
Dari Sel ke Mimbar: Intip Momen Ferdy Sambo Ikuti Praise and Worship di Lapas Cibinong Jelang Natal
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Warga Mataram Gotong Royong Cuci Karpet Masjid Pakai Cara Ini
-
BRI Debit FC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Sederet Benefit
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 57: Bola-Bola Waktu
-
Menu Sahur dan Berbuka Gratis Tersedia! Ini Tiga Masjid Ramah Jamaah di Kota Mataram
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas IV Halaman 97: "Where are They Doing in Break Time?"