SuaraBali.id - Bule masuk Bali ditangkap karena bawa surat palsu tes COVID-19 dari Lombok. Dua bule itu ditangkap di Pelabuhan Padangbai.
Sat Reskrim Polres Karangasem beralasan dua orang itu menggunakan surat keterangan atau suket PCR palsu masuk Bali.
Kapolres Karangasem, AKBP. Ni Nyoman Suartini usai menggelar rilis pers operasi antik pada Rabu (3/03/2021) lalu mengungkapkan, kedua WNA tersebut diamankan pada Selasa pagi (2/03/2021).
Saat itu, sekitar pukul 09.30 WITA ada kapal sandar di Pelabuhan Padangbai.
Seperti biasa dilakukan pemeriksaan penumpang yang turun dan ditemukan dua orang WNA yang diduga memakai suket PCR palsu.
"Dua WNA ini datang dari Lombok dan masuk ke Bali lewat Pelabuhan Padangbai, berdasarkan keterangan sementara keduanya mengaku mendapat Suket tersebut dari seseorang yang mereka temui disebuah warung makan yang ada di wilayah di Lombok," terang Suartini.
Kendati demikian, status kedua WNA tersebut dikatakan Suartini masih sebagai terduga lantaran pihaknya masih memastikan keaslian suket yang dibawa kedua WNA itu ke tempat dimana pemeriksaan yang tercantum di dalam suket tersebut.
"Saat ini statusnya masih terduga ya, karena kami masih memastikan suket tersebut," jelas Suartini.
Baca Juga: Cek Vaksinasi Covid-19 Anggota TNI, Ganjar: Pilih Disuntik Apa Perang?
Berita Terkait
-
Buron Hampir Tiga Tahun, Terpidana Kredit FIktif Mila Indriani Ditangkap di Bali
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?