"Malam terakhir, kami pasang muka tebal. Ketuk satu per satu pintu di asrama (untuk jualan). Ada yang sekadar melirik dari balik pintu, tak masalah," ujar Amzar.
"Ada juga yang mau beli dan memberi nomor telepon. Namun setelah dihubungi untuk mengesahkan pesanan. Tiba-tiba nomor kami diblok. Sakit hati rasanya kena tipu, tapi dalam bisnis itu biasa," tambahnya.
Kerja keras mereka pun membuahkan hasil. Meski sempat dikibuli pembeli, nyatanya banyak yang tertarik dengan baju mereka.
Tak tanggung-tanggung, pemesannya tidak hanya anak asrama tapi juga dari luar kota seperti Kelantan, Perak, Melaka dan Negeri Sembilan.
Amzar pun mengaku bersyukur atas pencapaian yang didapatkannya. Usaha dalam waktu lima hari, meraup untuk banyak.
"Syukur, Alhamdulillah. Usaha kami buka usaha baju selama lima hari sampai tak cukup tidur banyak diorder," pungkas Amzar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Deepfake Menkeu Purbaya Viral di TikTok, BRI Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Mengapa Perjalanan 20 Hari Para Biksu Ini Jadi Sorotan Dunia?
-
Teddy Indra Wijaya Kian Populer, Pengamat: Publik Mulai Bertanya, Dipersiapkan Jadi Apa?
-
Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor