SuaraBali.id - Politisi PSI Muannas Alaidid mengatakan Tengku Zul bisa dijerat UU ITE jika ikut menyebarkan foto dalam video editan yang disebar yang menggambarkan Tengku Zul ditangkap polisi. Meski Tengku Zul korban hoaks.
Dalam foto itu terlihat Tengku Zul sedang memakai sorban di kepala dan baju tahanan, pun juga sedang digiring enam orang yang mengenakan pakaian polisi.
Menurut Muannas, Tengku Zul juga akan bisa dijerat, karena telah melanggar Undang-Undang ITE seperti penyebarannya.
Politisi PSI itu, menanggapi foto yang disebar Tengku Zul pada akun Twitter pribadinya, Sabtu (6/2/2021), pukul 11.28 WIB dengan akun bernama @muannas_alaidid.
Tengku Zul juga turut menyebarkan foto editan pada video itu secara langsung.
"Anda juga bisa ikut dijerat karena yang dilarang UU ITE itu penyebarannya, seperti yang anda unggah ini, secara tidak langsung ikut menyebarkan, mestinya diadukan saja nggak usah latah ikut posting segala," tulis Muannas pada cuitannya dikutip Suarabogor.id.
Cuitan Muannas itupun turut memantik banyak netizen, salah satunya yang turut berkomentar dengan akun nama @Andry1314.
"Paling yang buat juga temen dia ntar dia bilang kalo itu orangnya rezim makanya tidak ditangkap," tulisnya.
Diberitakan sebelumnya, Tengku Zul akan laporkan polisi pengedit foto dirinya yang ditangkap polisi. Tengku Zul akan lapor polisi, Senin (8/2/2021) besok.
Baca Juga: Senin, Tengku Zul Laporkan Pengedit Foto Dirinya Ditangkap Polisi
Di foto itu tertuliskan Tengku Zul penjual agama.
Tengku Zul pun mengeluh ke Mabes Polri. Dia meminta polisi tangkap pembuat foto Tengku Zul ditangkap polisi karena jual agama.
"Ingin bertanya kepada @kemkominfo dan @DivHumas_Polri. Apakah pembuat video ini melanggar UU ITE kah? Mengedit foto orang seperti itu dan membuat berita palsu? Senin depan bisakah saya adukan mereka di Mabes Polri? Terimakasih," kata Tengku Zul dalam akun Twitternya.
Dalam foto itu pembuat video edit seseorang dengan wajah Tengku Zul pakai sorban.
Bukan dapat simpati karena korban hoaks, Tengku Zul justru dapat ceramah dari netizen.
"Masalahnya begini ya Pak Zul. Bapak itu dari dulu tidak memberi pemahaman yang luas buat umatmu Pak. Dan pernah menyebut nyebut masalah suku, tentang keris bapak di depan, keris orang Jawa di belakang. Jika ada satu dua orang geram itu wajar kan Pak. Jangan ikut ikutan cengeng ya pak," kata @Bejo73312650.
Tag
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar