SuaraBali.id - Pembunuh wanita berjilbab hitam buron. Fitriana dibunuh dengan kejam dengan ditusuk 11 kali. Bahkan mayatnya dibuang ke halaman masjid.
Polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap diduga pembunuh wanita berjilbab di Medan.
Polisi menyebut sudah mengantongi identitas pelaku. Dari hasil penyelidikan diyakini korban mengenali tersangka.
"(untuk) Motifnya yang kita duga sementara adanya masalah yang bersangkutan dengan tersangka," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, Jumat (8/1/2021).
Korban Fitriana ditemukan tewas di Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (5/1/2021) malam.
Korban mengalami sejumlah luka tusukan benda tajam di bagian tubuhnya.
"Ada luka tusukan, kita lihat luka (ada) tangannya sebelah kiri dan luka-luka lain di dada," ujarnya.
Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan diketahui korban sedang hamil.
"Dari hasil autopsi memang kita mendapatkan satu orok bayi dalam tubuhnya si perempuan, diduga berumur tiga sampai empat bulan," jelasnya.
Baca Juga: Ditusuk 11 Kali, Wanita Berjilbab Hitam Fitriana Dibunuh karena Asmara
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?
-
Selaras dengan Asta Cita, BRI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusi Keuangan
-
Blak-blakan Menteri Bahlil Soal Penyebab Antrean BBM di Bali dan Solusi Kilatnya
-
Aliran Dana Haram Rp12,4 Miliar Terbongkar, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Lombok Barat