SuaraBali.id - Irjen Petrus Golose dimutasi dari jabatan Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Bali. Kabar ini menyita perhatian publik.
Dia dipindahtugaskan setelah menjabat sebagai Kapolda Bali selama empat tahun, terlama dalam sejarah.
Sudah bukan rahasia umum lagi, Irjen Petrus Golose dikenal garang selama menjabat sebagai Kapolda Bali.
Jenderal kelahiran Manado, Sulawesi Utara ini dianggap membuat preman dan ormas di Bali kehilangan taring dan tidak banyak lakukan kericuhan.
Darinya pula muncul pernyataan, apabila ada kelompok premanisme atau ormas yang berulah bakal dijebloskan ke penjara dalam keadaan tangan dan kaki diborgol layaknya teroris.
Selain dikenal tegas, sosok Irjen Golose juga dikenal Kapolda yang suka melakukan pembangunan.
Selama menjadi orang nomor satu di Polda Bali, Irjen Petrus Golose sering merenovasi beberapa gedung dan bangunan di lingkungan Mapolda Bali. Pembangunan yang selalu diingat oleh masyarakat Bali adalah pembangunan museum Bom Bali di wilayah Denpasar Timur.
Sepak terjangnya sebagai aparat sudah tidak diragukan lagi. berkiprah sebagai polisi, Irjen Golose pun sempat mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat bertugas di Bareskrim Polri.
Berbagai kasus berhasil dia tangani. Salah satunya yakni menumpas teroris Dr. Azhari di Batu, Malang, Jawa Timur pada 2005.
Baca Juga: Heboh RUU Larangan Minuman Beralkohol, Ini 5 Miras Tradisional Indonesia
Dimutasi
Irjen Petrus Golose dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Bali.
Pencopotan ini dilakukan menyusul adanya mutasi yang dilakukan Mabes Polri terhadap sejumlah Kapolda.
Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), setidaknya ada delapan Kapolda yang dimutasi termasuk Kapolda Bali.
Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/3222/XI/KEP/2020 tanggal 16 November 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan di Lingkungan Polri.
Adapun sosok yang ditunjuk untuk menggantikan posisi Irjen Petrus Golose adalah putra asli Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel