SuaraBali.id - Aktor Ajun Perwira mengungkap kehidupan seksualnya, termasuk sang istri, Jennifer Jill yang hiperseks di channel YouTube Crazy Nikmir Real, Minggu (15/11/2020).
"Tapi mami hiperseks nggak?” tanya Nikita Mirzani melalui channel YouTube Crazy Nikmir Real, Minggu (15/11/2020).
"Emm, hiperseks nggak sih gue?" jawab Jennifer Jill balik tanya ke sang suami.
"Iya," jawab Ajun Perwira dengan singkat.
Meski Jennifer Jill jauh lebih tua, tapi staminanya dalam berhubungan seksual diakui Ajun Prawira mampu mengalahkannya. Namun itu justru membuat Ajun Perwira senang berhubungan seks dengan Jennifer Jill.
Kecanduan seks disebut juga sebagai gangguan hiperseksual atau hiperseks, yang membuat seseorang memikirkan atau melakukan tindakan seksual secara terus-menerus, meningkat dan bisa berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari.
lantas apa saja tanda seseorang kecanduan seks atau hiperseks? Berikut penjelasan lengkapnya dilansir dari Hello Sehat,
1. Sering masturbasi
Masturbasi memang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tapi, masturbasi terlalu sering dan berlebihan bisa menjadi tanda kecanduan seks. Terlebih, bila Anda sering mengabaikan aktivitas lain hanya untuk masturbasi.
Baca Juga: Jennifer Jill Hiperseks, Waspadai 5 Akibatnya Jika Tak Ditangani!
2. Cemas jika tidak melakukan hubungan seks dalam sehari
Orang yang kecanduan seks juga akan mudah cemas dan putus asa ketika hasrat seksualnya tidak tersalurkan, meskipun hanya sehari. Karena itu, mereka biasanya rela merogoh dompetnya untuk memuaskan hasrat seksualnya. Contohnya, membeli banyak kuota untuk menonton video porno.
3. Suka bereksplorasi
Orang yang kecanduan seks juga akan selalu mencari cara lain untuk memuaskan hasrat seksualnya. Contohnya, sering melakukan seks lewat telepon atau chatting, seks online hingga senang memperlihatkan alat kelaminnya di depan publik.
4. Terlibat dalam kasus kriminal seks
Orang kecanduan seks akan terus mencari cara baru yang lebih menantang untuk menyalurkan gairah seksualnya. Karena ini, mereka mungkin saja melakukan hal ekstrem yang memicu tindakan kriminalitas, seperti memperkosa hingga seks inses.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar