SuaraBali.id - Dua alat tes antigen Covid-19 yang mampu mendeteksi Covid-19 dan menyajikan hasilnya dalam waktu 20 menit, telah mendapat persetujuan pasar oleh regulator produk medis nasional China.
Keduanya dikembangkan dua perusahaan bioteknologi berlokasi di Guangzhou dan Beijing. Dua alat tes antigen Covid-19 ini merupakan yanng pertama mendapat persetujuan, sebut Administrasi Produk Medis Nasional China dalam pernyataannya, dilansir laman Xinhua, Minggu (8/11/2020).
Alat uji tersebut dapat dengan cepat mendeteksi kasus positif, ketika jumlah kasus akibat virus itu sedang tinggi selama periode penyebaran akut. Keduanya dapat digunakan dalam triase awal dan manajemen kasus dugaan yang cepat.
Sebagai pelengkap bagi metode pendeteksian Covid-19 yang sudah ada, tes antigen tidak dapat digunakan tanpa bantuan peralatan lainnya untuk mengidentifikasi infeksi. Tes ini harus digabungkan dengan tes asam nukleat, pencitraan, dan informasi diagnostik lainnya untuk menentukan status infeksi, papar pernyataan itu. Disebutkan pula bahwa tes asam nukleat lanjutan diperlukan untuk hasil antigen positif maupun negatif dalam kasus dugaan Covid-19.
Selain dua alat uji antigen tersebut, sejauh ini China sudah menyetujui 24 reagen pendeteksi asam nukleat Covid-19 dan 25 reagen pendeteksi antibodi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua
-
5 Jalur Resmi Rinjani Kembali Dibuka, Cek Cara Daftarnya
-
Pasma Royce Jadi Kapolda Bali, Gantikan Daniel Adityajaya
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM
-
Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026