SuaraBali.id - Yamaha terbukti melakukan perubahan teknis mesin tanpa persetujuan asosiasi pabrikan MSMA. Akibat perbuatan tersebut, Yahama mendapat pengurangan 50 poin konstruktor.
Autosport sebelumnya melaporkan Yamaha berada di bawah investigasi steward balapan karena diduga melanggar peraturan homologasi dengan mesin yang mereka gunakan di seri pembuka Grand Prix Spanyol.
"Karena pengawasan internal, Yamaha Motor Company gagal mematuhi protokol yang mengharuskan mereka memperoleh persetujuan dengan suara bulat dari MSMA untuk perubahan teknis," demikian FIM, Jumat (6/11/2020).
Untuk alasan tersebut, poin yang mereka dapatkan dari dua kemenangan Fabio Quartararo di Jerez dicabut.
Sementara itu tim pabrikan Monster Energy Yamaha mendapat pengurangan 20 poin sedangkan tim Petronas Yamaha SRT dikurangi 37 poin.
Penalti itu membuat posisi Yamaha melorot ke peringkat tiga klasemen konstruktor dengan 158 poin di belakang pemuncak baru, Ducati (171) dan Suzuki (163).
Namun demikian pengurangan poin tidak dikenakan terhadap para pebalap Yamaha, dengan Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Franco Morbidelli berada dalam rentang 25 poin dari pemuncak klasemen sementara Joan Mir.
Klasemen konstruktor:
Ducati - 171
Suzuki - 163
Yamaha - 158
KTM - 143
Honda - 117
Aprilia - 36
Klasemen tim:
Team Suzuki Ecstar - 242
Petronas Yamaha SRT - 198
Ducati Team - 180
Red Bull KTM Factory Racing - 157
Monster Energy Yamaha MotoGP - 156
Pramac Racing - 128
Baca Juga: Hits Bola: Shin Tae-yong Terkejut Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Tim Eropa
(Antara)
Berita Terkait
-
Diduga Pakai Mesin Ilegal dalam MotoGP 2020, Yamaha Jalani Investigasi
-
Valentino Rossi Negatif COVID-19, Berpeluang Mengaspal di MotoGP Eropa
-
Fabio Quartararo Beberkan Kelemahan Yamaha di MotoGP Musim Ini
-
MotoGP 2020 Tersisa 3 Seri Lagi, Joan Mir Kian Rasakan Tekanan
-
Ambisi Franco Morbidelli Kejar Titel Juara MotoGP 2020 di 3 Seri Pamungkas
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo