SuaraBali.id - Baru-baru ini nama selebgram Karin Novilda atau Awkarin menjadi sorotan lantaran dituding meminta endorse di sebuah restoran yang ada di Bali.
Kabar itu ramai menjadi perbincangan di kalangan warganet. Awkarin ngamuk atas tudingan tersebut.
Ia pun langsung mengklarifikasi dan menunjukkan pembayarannya seharga Rp 35 juta.
"Yang ke Bali bukan gue doang. Yang dimaksud juga bukan gue, kalau gue komplain bukan ke restaurant ini, tapi fine dining di mana gue bayar Rp 35 juga tapi bukan kayak fine dining," tulis Awkarin di Twitter, Senin (14/9/2020).
Lebih lanjut perempuan 24 tahun ini menanggapi santai tundingan yang mengarah padanya.
Namun ia memastikan dirinya tak pernah meminta gratisan dengan mengajukan endorsement.
"Nggak pernah gue minta gratisan. Jangan pukul rata semua influencer cuma karena lu benci satu say. Mau liat billnya? hehe. Mana pernah gue minta gratisan wkwk," sambungnya.
Cuitan Awakarin itu berawal dari curhatan seorang netizen membicarakan salah satu selebgram yang memanfaatkan kepopulerannya untuk makan gratisan.
Dia bilang, restoran mewah itu menolak memberikan endorse karena pemasukan berkurang selama pandemi virus corona (Covid-19).
Baca Juga: Awkarin Ngamuk, Bantah Minta Makan Gratis di Restoran Bali
"Ngobrol-ngobrol sama bli mengenai keadaan Bali di saat pandemi ini seperti apa. Katanya hunian hotel turun jauh, saat ini palingan sekitar 10 persen, bahkan banyak hotel yang tutup dan ada ya dijual, hotel-hotel mewah pun beberapa tutup apalagi yang kecil-kecil, dan banyak juga karyawan yang dirumahkan. karyawan yang bertahanpun gaji nya dipotong," tulis akun @its yang diunggah akun gosip Lambe Turah di Instagram.
"Dan ada sempet juga cerita katanya ada selebgram yang nginep, makan di salah satu restoran di hotel ini, awal nya minta bayar pake endorse, karena manajemen nggak menyanggupi (mungkin karena efek tidak ada omset) akhirnya selebgramnya ngepost sesuatu yang menjelekan restoran tersebut," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli