SuaraBali.id - Pekerja proyek di Bali berinisial OPM alias YP (32) terancam hukuman mati setelah terbukti menghabisi nyawa pacarnya sendiri, EA (31) karena cemburu buta.
Pria asal Punjir Mehang Mata, Kecamatan Paberi Wai, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut tega membunuh korban dengan menggunakan sebilah pisau.
Insiden pembunuhan tersebut terjadi di depan kamar kos korban yang berlokasi di Jalan Wayan Gentuh Gang V No. 11, Dalung, Kuta Utara, Badung, Senin (10/8/2020) dini hari.
OPM naik pitam setelah mengetahui perempuan yang telah dipacarinya selama lima tahun berduaan dengan laki-laki lain.
Setelah sempat kabur, tersangka berhasil diamankan oleh pihak berwajib saat bersembunyi di Desa Munggu, Mengwi, Badung, Senin (10/8/2020) sekitar 18.00 WITA.
Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Laorens Rajamangapul Heselo menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan alat bukti, pihaknya menjerat tersangka dengan pasal berlapis.
Selain menjerat tersangka dengan pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat (3) KUHP, pihaknya juga memasang pasal pembunuhan berencana.
"Kami menjerat tersangka dengan pasal berlapis. Dari hasil pemeriksaan tadi malam masuk unsur pasal 340 KUHP, pembunuhan berencana," ujar Haselo seperti dikutip dari Beritabali.com--jaringan Suara.com.
Menurut Laorens, tersangka disangkakan pasal pembunuhan berencana lantaran pisau yang digunakan untuk membunuh korban sudah dipersiapkan sebelumnya.
Baca Juga: Ibu dan Anak di Agam Terkonfirmasi Positif COVID-19, Tertular Dari Ayah
Pisau dapur berukuran kecil itu didapat dari kamar tetangga kos korban. Tersangka mengambil pisau tersebut setelah mendapati pacarnya selingkuh, Minggu (9/8) sekitar pukul 24.00 WITA.
Namun karena niat untuk membunuh pacarnya gagal, pisau itu dibawa ke rumah bedengnya di Nusa Dua.
Keesokan harinya, pisau itu dibawa kembali ke kamar kos korban lalu dipakai untuk menghabisi nyawa perempuan tersebut.
"Pisau itu sudah dipersiapkan tersangka untuk membunuh pacarnya sendiri. Dia terbakar api cemburu melihat pacarnya berduaan dengan laki-laki lain di kamar kos," kata Laorens memungkasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar
-
Letusan Berkali-kali Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Diminta Waspada Bahaya Ini