facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gara-gara Teroris Zakiah Aini, Munarman Kesal Islam Dimaki-maki Netizen

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 02 April 2021 | 06:50 WIB

Gara-gara Teroris Zakiah Aini, Munarman Kesal Islam Dimaki-maki Netizen
Munarman FPI di Acara Mata Najwa (YouTube).

Munarman mengatakan Islam sangat dirugikan dengan aksi teror itu.

SuaraBali.id - Eks Sekretaris Umum FPI Munarman kesal dengan citra Islam buruk gara-gara aksi bom bunuh diri bom gereka Makassar dan aksi teroris perempuan berjilbab Zakiah Aini serang Mabes Polri. Munarman merasa netizen malah mencaci maki Islam dan mengaitkan dengan citra teroris.

Munarman mengatakan Islam sangat dirugikan dengan aksi teror itu.

"Saya kira peristiwa-peristiwa seperti ini, baik itu yang di Makassar beberapa hari lalu, maupun yang sekarang (di Mabes Polri), dari sudut pandang bahwa ini seolah-olah mewakili Islam, saya kira justru dengan adanya peristiwa-peristiwa seperti ini, umat Islam dirugikan," papar Munarman panjang lebar dalam sebuah video YouTube di kanal Refly Harun, Kamis (1/4/2021) kemarin.

Munarman melihat komentar pedas netizen justru menambah buruk citra Islam itu sendiri. Munarman kemudian menyebut bahwa ada indikasi aksi para teroris sengaja dirancang khusus agar seolah-olah merepresentasikan ajaran Islam.

Baca Juga: Generasi Muda Rentan Terpapar Paham Radikalisme

"Kita lihat komentar-komentar netizen, itu banyak yang justru mencaci maki pada akhirnya," lanjutnya.

Diduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar (istimewa)
Diduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar (istimewa)

Menurut Munarman, ajaran Islam itu sendiri tidak pernah membenarkan aksi terorisme.

"Jadi, menurut saya dari segi framing dan labeling, pada akhirnya aksi-aksi yang seperti ini justru merugikan," tuturnya.

"Kembali lagi pertanyaan besarnya, apakah memang si perancang aksi ini memang merancang untuk tujuan menjatuhkan Islam, bukan dalam konteks kepentingan Islam."

Mantan Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YBLHI) tersebut lantas setuju jikalau aksi penyerangan di Makassar dan Mabes Polri disebut sebagai terorisme. Itu karena menurut Munarman, para pelaku yang melakukan aksi teror tersebut bukanlah bagian dari Islam.

Baca Juga: Polisi Selidiki Pemasok Senjata Air Gun Milik Zakiah Aini

"Jadi, ini sudah betul disebut terorisme karena memang dia bukan bagian dari Islam," pungkas Munarman.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait