Vaksin Merah Putih Lebih Unggul Dibanding Vaksin Negara Lain

Menristek Bambang Brodjonegoro menyampaikan keunggulan vaksin merah putih yang kini sedang diproduksi di dalam negeri.

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Rabu, 11 November 2020 | 06:10 WIB
Vaksin Merah Putih Lebih Unggul Dibanding Vaksin Negara Lain
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

SuaraBali.id - Vaksin merah putih untuk menangkal Covid-19 yang diprediksi akan memulai uji klinis pada 2021, disebut bakal lebih unggul dan aman daripada vaksin buatan luar negeri.

Dijelaskan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, salah satu keunggulan vaksin merah putih ada pada sampel virus corona baru atau SARS CoV 2 yang digunakan adalah sampel virus yang beredar di Indonesia.

"Tingkat keamanan serta kemanjuran vaksin merah putih yang diharapkan jauh lebih tinggi daripada vaksin luar negeri, dikarenakan pengembangan vaksin merah putih diambil dari virus yang bersirkulasi di Indonesia," ujar Menristek Bambang dalam acara pembukaan Kalbe Science Awards (RSKA) 2021, Selasa (10/11/2020).

Vaksin merah putih juga diprediksi lebih unggul dibanding vaksin Covid-19 buatan negara lain, karena dengan vaksin ini akan menolong perekonomian dalam negeri. Di mana Indonesia tidak harus mengeluarkan biaya lebih untuk membeli vaksin buatan negara lain.

Baca Juga:Tak Mau Kalah dari Pfizer, Sputnik V Diklaim Efektif 90 Persen

"Mempercepat pemulihan perekonomian Indonesia, juga menghemat pembelian vaksin luar negeri yang tentunya harganya jauh lebih mahal dibanding vaksin produksi bangsa kita sendiri," terang Menristek Bambang.

Ditambah, melalui vaksin merah putih, Indonesia bisa tampil lebih mandiri dalam pembuatan vaksin, yang juga mencerminkan kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berhasil ditelurkan para peneliti tanah air.

"Mandiri menjadi sangat penting, karena negara kita bukan negara kecil. Negara dengan penduduk 260 juta jiwa tidak bisa begitu saja menggantungkan kebutuhannya akan vaksin dengan membeli dari luar negeri," jelas Bambang.

Meski para peneliti sedang didorong untuk bekerja cepat, bukan berarti mereka boleh mengabaikan prinsip keamanan. Peneliti harus bisa memastikan vaksin efektif melindungi dari Covid-19 dan tidak memberikan efek samping yang berbahaya.

"Di atas semua itu, masalah keamanan tetap diperhatikan, di mana agar vaksin tidak memberikan side effect atau dampak yang dapat membahayakan manusia," tutupnya.

Baca Juga:Perbandingan Harga Jual Vaksin Covid-19 di Luar Negeri, Siapa Paling Murah?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini