Bali

Oknum Dosen Unram Ditindak Gegara Minta Mahasiswi Bikin Konten Tiktok

MI mengancam akan memberikan nilai yang jelek kepada mahasiswi tersebut apabila permintaannya tidak dipenuhi.

Husna Rahmayunita

Ilustrasi Tiktok. (Pixabay)
Ilustrasi Tiktok. (Pixabay)

SuaraBali.id - MI, seorang oknum dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) mendapat hukuman seusai memberikan tugas tak masuk akal kepada mahasiswinya.

Ia meminta mahasiswi untuk membuat konten Tiktok lalu menyebarkannya ke grup WhatsApp.

Kasus ini terungkap, selepas seorang korban berinisial Y, melaporkannya ke majelis etik FH Unram.

Ketua Komisi Etik Senat FH Unram, Prof Dr Zainal Asikin, menuturkan bahwa MI mengancam akan memberikan nilai yang jelek kepada mahasiswi tersebut apabila permintaannya tidak dipenuhi.

Dikutip dari Wartamataram.com --jaringan Suara.com, Rabu (22/87/2020), selain itu, dosen tersebut juga pernah meminta sumbangan kepada mahasiswa saat berada di dalam kelas.

Ia berdalih, sumbangan itu akan digunakan untuk membantu warga yang terdampak Covid-19.

Padahal, untuk meminta sumbangan harus melalui mekanisme yang ada, tidak diperbolehkan meminta langsung di dalam kelas.

Atas perbuatannya, majelis etuk FH Unram menyatakan bahwa MI bersalah.

Yang bersangkutan kekinian dijatuhi hukuman skorsing dan dilarang mengajar selama setahun atau dua semester.

Kasus ini diharapkan dapat memberikan pelajaran baik bagi perangkat kampus maupun mahasiswa dan mahasiswi supaya kedepannya berani mengungkap tindakan-tindakan kejahatan yang dilakukan oleh siapapun di kampus.

Berita Terkait

Berita Terkini