Bali

Sembilan Kota di NTT Bebas Kasus COVID-19, Warga Diminta Tidak Terlena

"NTT masih memiliki 18 orang pasien positif COVID-19 tersebar di enam kabupaten/kota itu. Para pasien itu sedang dalam perawatan," kata Dominikus.

M Nurhadi

Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)
Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

SuaraBali.id - Disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere, setidaknya 9 dari 15 kabupaten/kota tidak ada lagi kasus positif COVID-19.

Hal ini Ia pastikan setelah pasien terakhir yang terkonfirmasi COVID-19 di daerah tersebut telah dinyatakan sembuh.

"Sudah sembilan kabupaten yang telah nol kasus positif COVID-19. Masih ada enam daerah yang masih masuk dalam zona merah kasus positif COVID-19 di NTT," kata Dominikus Minggu Mere kepada Antara, Rabu (22/7/2020).

Hal ini disampaikan dalam perkembangan terkini penanganan COVID-19 di NTT. Lebih lanjut, sembilan kabupaten yang telah bebas dari kasus positif COVID-19 diantaranya Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan (TTS), Sikka, Flores Timur, Ende, Manggarai, Sumba Timur, Nagekeo.

Sementara itu, enam kabupaten/kota yang masih memiliki pasien positif COVID-19 di NTT antara lain Kota Kupang sebanyak dua orang, Manggarai Barat enam orang, Sumba Barat Daya tiga orang dan Sumba Barat lima orang, Timor Tengah Utara satu orang satu Lembata satu orang.

"NTT masih memiliki 18 orang pasien positif COVID-19 tersebar di enam kabupaten/kota itu. Para pasien itu sedang dalam perawatan," kata Dominikus.

Ia mengatakan, jumlah pasien positif COVID-19 di NTT yang sembuh hingga Selasa (21/7/2020) mencapai 118 orang dari 137 pasien yang terpapar COVID-19 serta satu orang meninggal dunia.

Msski tak ada lagi kasus pasien positif, Pemerintah NTT berharap, sembilan daerah tersebut tetap waspada dengan adanya potensi penularan COVID-19, terlebih jumlah pelancong ke NTT saat ini sangat tinggi. Diprediksi, jumlah ini akan terus meningkat.

"Kami mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dijalankan secara konsisten sehingga tidak muncul kasus positif baru di daerah yang sudah bebas dari paparan kasus COVID-19," pungkas Dominikus.

Berita Terkait

Berita Terkini